Senin, 03 Desember 2012

118 kk03 tentang "Peralatan Kantor"


pengertian peralatan kantor


Suatu kantor dalam melakukan aktifitasnya tidak lepas dari perbekalan yang ada sehingga akan menghasilkan produk-produk kantor yang diharapkan, tanpa adanya perbekalan kantor yang memadahi tak mungkin ada hasil kantor yang baik.

Pada dasarnya aktifitas kantor terjadi karena pegawai-pegawai kantor mengolah bahan bahan dengan sarana perbekalan kantor yang ada.

Untuk lebih jelasnya apa saja perbekalan kantor itu mari kita pelajari materi berikut.
Memilih Peralatan Kantor

Peralatan/perbekalan kantor terdiri dari 5 macam yaitu :
Perabot, peralatan/perlengkapan, mesin, pesawat dan interior kantor.
Pengertian Perbekalan kantor adalah semua fasilitas/barang-barang yang ada di dalam kantor baik langsung maupun tidak langsung digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan kantor sehingga menghasilkan sesuatu yang diharapkan.

Perbekalan kantor merupakan sarana penting untuk menghasilkan pekerjaan kantor, tanpa ada perbekalan kantor tidak mungkin kantor menghasilkan sesuatu, karena pegawai kantor bekerja untuk mengolah bahan dengan sarana dan dengan peralatan kantor yang ada.

Macam-macam Peralatan Kantor

Seperti dijelaskan di muka bahwa perbekalan kantor ada 5 macam yaitu :

   1. Perabot kantor yaitu segala macam barang/benda kantor yang berfungsi sebagai penunjang terhadap pekerjaan kantor. Perabot kantor juga bisa diartikan segala macam peralatan yang berkaitan dengan tulis-menulis dan penyimpanan hasil kerja kantor. Istilah lain dari perabot kantor adalah perkakas kantor atau office furniture. Misalnya meja, kursi, lemari, rak dsb.

   2. Peralatan/perlengkapan kantor adalah barang-barang yang digunakan untuk menghasilkan suatu pekerjaan yang diharapkan di kantor. Misalnya kertas, amplop, pita mesin dsb.

Peralatan atau perlengkapan kantor adalah barang-barang yang digunakan untuk menghasilkan suatu pekerjaan yang diharapkan di kantor. Misalnya kertas, amplop, pita mesin, dsb.


Apabila dirinci peralatan/perlengkapan kantor dapat dibedakan menjadi:
1. Barang yang habis pakai yaitu barang-barang kantor yang hanya dapat dipakai 1 kali atau tidak tahan lama. Misalnya kertas, amplop, tinta, karbon, klip/penjepit kertas, dsb.
2. Barang yang tidak habis pakai yaitu barang-barang kantor yang dapat dipakai berulang kali atau tahan lama. Misalnya penggaris, hecter/stepler, gunting, dsb.
3. Penanganan perlengkapan kantor Untuk menangani masalah peralatan/perlengkapan kantor yang digunakan pada suatu bagian kantor biasanya berdasarkan langkah-langkah berikut:
4. Pengadaan Yaitu usaha yang bertujuan untuk memperoleh peralatan atau perlengkapan kantor sesuai rencana kebutuhan yang telah di tentukan melalui pembelian, pembuatan sendiri, menyewa, dll.
5. Penyimpanan Yaitu kegiatan untuk menampung hasil pengadaan barang perlengkapan yang meliputi segi administrative (pencatatan ke dalam buku barang) maupun segi fisik (penyimpanan barang itu sendiri ).
6. Pengeluaran Yaitu penyaluran barang dari unit pergudangan kepala unit berdasarkan bon permintaan dan harus di catat pada buku pengeluaran barang.
7. Pemeliharaan Yaitu segala usaha yang dilakukan terus-menerus agar barang tetap terpelihara baik sehingga siap dipakai saat diperlukan.
8. Penghapusan Yaitu usaha yang dilakukan untuk meniadakan/menghapus barang-barang dari dalam daftar infentaris berdasarkan peraturan yang berlaku.

 

118 kk09 tentang "Perjalanan Dinas"

A. MERENCANAKAN PERJALANAN BISNIS 

1. Dokumen - Dokumen yang perlu dalam perjalanan bisnis 
         Dokumen perjalanan dinas ialah keterangan - keterangan yang melengkapi perjalanan bisnis atau perjalanan dinas sesuai dengan tempat tujuan dan pekerjaan yang akan dilakukan. 

dokumen - dokumen yang diperlukan untuk melakukan perjalanan dinas adalah : 
  • Paspor 
  • Visa 
  • Rencana perjalanan 
  • Jadwal perjalanan dinas 
  • dokumen kesehatan 
  • Peta 
  • Petunjuk Akomodasi 
  • Agenda Pertemuan / agenda kerja 
  • Surat Perintah Perjalanan Dinas 
  • Voucher Perjalanan 
  • Daftar nama yang akan dihubungi 
  • Asuransi, dan lain sebagainya.

 

 2. Persiapan Pejalanan Dinas di Dalam Negeri 
     Untuk melakukan perjalanan dinas di dalam negeri, dokumen yang kita perlukan sebagai berikut : 
  • Jadwal perjalanan dinas, yaitu suatu daftar acara perjalanan dinas yang berisi tentang nomor, waktu,kegiatan, dan keterangan.
  • Janji temu dengan klien atau relasi, yang memuat tentang nomor, waktu, nama, kegiatan, dan perusahaan/kantror 
  • surat tugas dari kantor
3. Persiapan Perjalanan Dinas ke luar negeri
    Untuk melakukan perjalanan dinas ke luar negeri, dokumen yang mutlak harus punya, yaitu : paspor, visa, yellow card, dan fiskal.

  • Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh penjabat yang berwenang dari suatu negara yang memuat indentitas pemegangnya dan berlaku untuk melakukan perjalanan antarnegara.
  • Visa merupakan tanda izin yang memberikan berupa pemberian cap/stempel pada lembaran - lembaran paspor untuk mengunjungi suatu negara tertentu dalam waktu tertentu pula.
  • Yellow card (kartu kesehatan) merupakan kartu yang dikeluarkan oleh dinas kesehatan pemerintah untuk digunakan oleh warga negara Indonesia yang akan pergi ke luar negeri.
  • Fiskal adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan keuangan terutama menyangkut pendapatan dan pengeluaran. 
4. Persiapan Transportasi 
    memilih sarana transportasi adalah hal yang perlu ditimbangkan pada saat merencankan perjalanan, karena salah satu sektor biaya terbesar yang dikeluarkan dalam perjalanan dinas.
    macam - macam sarana transportasi yang dapat digunakan antara lain sebagai berikut : 
  • Perjalanan darat 
  • Perjalanan Udara 
  • Perjalanan laut
5. Rencana akomodasi 
    Akomodasi adalah sesuatu yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan. 

langkah - langkah yang harus dilakukan dalam mempersiapkan akomodasi penginapan antara lain meliputi : 
  • Pemesanan kamar, dapat dilakukan melalui telepon atau faks.
  • Check in, adalah pertama masuk hotel.
  • Cara pembayaran, dapat dilakukan pada check in berdasarkan jenis kamar yang di pilih dan berapa lama waktu menginap.
  • Check out, adalah saat tamu meninggalkan hotel atau penginapan.
 6. Rencana keuangan 
     Dalam melakukan perjalanan dinas, hal yang pertama adalah mencari informasi tentang biaya tiket perjalanan pulang - pergi dari tempat tinggal sampai tujuan. kita juga perlu mencari informasi tentang nilai tukar mata uang di negara tujuan. carilah informasi tentang biaya hidup sehari - hari di negara tujuan, mencari informasi biaya rata - rata mengenai : 
  1. Sarana transportasi 
  2. sarana akomodasi 
  3. biaya untuk makan 
alat pembayaran yang dapat digunakan dalam perjalanan dinas sebagai berikut ;
  • Uang tunai, adalah uang yang diterima secara umum sebagai alat pembayaran yang sah.
  • kartu kredit (credit card), adalah kartu yang dikeluarkan oleh bank.
  • Traveller check (cek bepergian), adalah alat pembayaran semacam cek yang dibuat khusus untuk orang yang bepergian.
  • Letter of credit (L/C), merupakan alat pembayaran yang dikeluarkan oleh bank apabila seseorang memerlukan dana yang jumlahnya besar selama dalam perjalanan.

Surat Perjalanan adalah dokumen resmi

yang dikeluarkan oleh pejabat yang
berwenang dari suatu negara yang memuat
identitas pemegangnya dan berlaku untuk
melakukan perjalanan antar negara.

Contoh membuat surat tugas

Cara menulis surat tugas untuk seorang karyawan berdasarkn perintah tugas yang diberikan oleh pihak perusahaan. Surat Tugas diberikan kepada seorang karyawan untuk mengerjakan suatu pekerjaan sesuai dengan penjelasan yang tertera dalam isi Surat Tugas. Surat Tugas diberikan, karena tugas tersebut tidak dimuat dalam surat kontrak kerja sebelumnya atau pada saat karyawan bersangkutan diterima masuk bekerja.

Surat Tugas memberikan sebuah instruksi atau perintah dari atasan, bisa seorang manager, director atau owner dari perusahaan tersebut terhadap salah seorang karywan. Dengan diberikannya Surat Tugas, maka karyawan bersangkutan memiliki wewenang atau izin untuk mengerjakan apa yang diperintahkan oleh atasannya melalui Surat Tugas yang diterimanya.

Contoh pembuatan Surat Tugas untuk seorang karyawan

SURAT TUGAS (LETTER OF ASSIGNMENT)
No. PT HJ/ADM/04/12
Kepada : Herman Andika
Dari : Controller Dept
Lamp. : -
Tanggal : 25 Januari 2014

Surat Tugas ini diberikan kepada :

Nama : Herman Andika
Jabatan Terakhir : Staff Administrasi
Lokasi Kerja Terakhir : Sleman

Terhitung mulai tanggal 25 Januari 2014 saudara Herman Andika ditugaskan sebagai Koordinator adminsitrasi Keuangan dan Koordinator Administrasi Operasional.

Surat Tugas ini berlaku sejak tanggal 25 Januari 2014, dan sewaktu-waktu dapat ditinjau ulang sesuai dengan kebutuhan dan kebijaksanaan perusahaan.

Demikian Surat Tugas ini dibuat untuk dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya, dan diketahui oleh bagian terkait.

PT. HARLAN JAYA



Andi Ramlan                                               Herman Andika       
Controller Dept.                                           Karyawan

Tembusan:
1) Direktur
2) Unit Manager
3) Dept. Controller
4) File/Arsip





Dokumen-dokumen perjalanan dinas


No.
Nama jenis-jenis perjalanan bisnis
pengertian
Lembaga yang mengeluarkannya
Cara mendapatkannya
1.
Paspor
Dokumen perjalanan bisnis yang merupakan izin tertulis untuk meninggalkan Negara danberpergian luar negri dan melalui perbatasan suatu negara
Kantor imigrasi
Mendatangi kantor imigrasi setempat
2.
Visa
Tanda izin yang di cap atau di setempel pada lembaran-lembaran halaman dari buku paspor
Perwakilan atau kedutaan negara
Mendatangi konsulat atau kedutaan Negara yang bersangkutan
3.
Kartu kesehatan
Kartu yang menerangkan bahwa pemiliknya sehat dan gterbebas dari penyakit menular (cacar air,kolera,demam kuning,hepatitis)
Dinas kesehatan pemerintah/Departemen kesehatan
Mendatangi Dinas kesehatan pemerintah/Departemen kesehatan
4.
Fiskal
Pajak keberangkatan yang di keluarkan oleh seorang warga Negara yang ingin pergi keluar negeri
Kantor pepajakkan
Mendatangi kantor perpajakan setempat
5.
Exit premit
Pengesahan atas diijinkannya seseorang pegawai pemerintah melakukan perjalanan bisnis luar negeri
Departemen luar negeri
Mendatangi departemen luar negeri


Senin, 05 November 2012

118 KK07 tentang "Ruang Lingkup Kearsipan"

KEARSIPAN

A. Pengertian Kearsipan
       Kearsipan adalah suatu kegiatan atau proses pengaturan, penyimpanan arsip dengan menggunakan sistem terrentu, sehingga apabila arsip tersebut diperlukan dapat ditemukan kembali secara tepat dalam waktu yang singkat.

B. Kegiatan Kearsipan
       Menurut Drs. E. Karso, kegiatan kearsipan adalah sebagai berikut :
  1. Kegiatan Penciptaan
        Merupakan proses Pembuatan dan penerimaan arsip yang terdiri dari pengurusan surat masuk maupun pengurusan surat keluar (Mail Handling) Baik menggunakan sistem buku agenda maupun sistem kartu kendali (sistem pola baru).

  2. Kegiatan Penyimpanan (Filling) dan penemuan kembali (Finding)
   a) Kegiatan Penyimpanan (Filling) adalah kegiatan yang dimulai dari pengecekan tanda pelepas yang ditandai dengan tanda disposisi dep (Deponeren/simpan). pemberian kode-kode penyimpanan samapi penempatan arsip tersebut disimpan didalam folder dan dimasukan kedalam filling cabinet.
  b) Kegiatan Penemuan Kembali (Finding) adalah kegiatan yang dimulai dari permintaan arsip oleh pihak lain, mengidentifikasi masalah sesuai dengan kode penyimpanan yang terdapat pada daftar klasifikasi, hingga menemukan kembali arsip ditempat penyimpanannya sesuai dengan kode simpan.

3. Kegiatan Penyelamatan
      Kegiatan penyelamatan yaitu kegiatan penyelamatan arsip agar tidak diketahui oleh orang yang tidak berhak, rusak, atau hal lain-lain yang menyebabkan hilangnya nilai guna arsip, kegiatan tersebut terdiri dari kegiatan :
a) Pengamanan
b) Pemeliharaan
c) Perawatan

4. Kegiatan Penyusutan
      adalah mengurangi jumlah arsip yanag disimpan, terutama arsip-arsip yang telah hilang nilai guna arsipnya. Sehingga arsip yang tersimpan benar-benar arsip yang memiliki nilai guna yang tinggi. Kegiatan penyusutan arsip meliputi :
a) Penilaian/pemindahan
b) Pemusnahan
c) Penyerahan

C. Tujuan Pengolahan Arsip
       Tujuan Pengolahan Kearsipan adalah sebagai berikut:
1) Memelihara arsip dengan baik
2) Penyimpanan warkat dengan sistem yang tepat, sehingga mudah ditemukan kembali secara cepat dan tepat
3) Menyediakan tempat penyimpanan yang memadai
4) Menjamin kesehatan warkat baik isinya maupun bentuknya
5) Memberikan pelayanan peminjaman warkat dengan baik

D. Masalah Pokok Dalam Kearsipan Dan Pemecahannya meliputi:
1) Masalah Kearsipan
2) Masalah Pemecahannya

Terdapat 5 (lima) sistem penyimpanan arsip anatra lain:
1) Sistem Abjad (Alphabetical)
2) Sistem Masalah ( Subject)
3) Sistem Nomor ((Numberic)
4) Sistem Tanggal (Choronologic)
5) Sistem Wilayah (Geographic) 

nama-nama kelas xii ap

nama-nama kls XII AP

1. Ani Wonalia
2. Anis Prihatin
3. Anis Nurjuniati
4. Anisyah Mardiana
5. Cayu
6. Erni Handayani
7. Gina Komalasari
8. Iis Supriyatin
9. Iis Trisnawati
10. Ika Sagita
11. Inda Devi Karini
12. Mulyani
13. Muslikah
14. Novi Yolanda
15. Nurul Toyibah
16. Omilah
17 Rina
18. Rosdiana Sari
19. Siska Ayuningtyas
20. Siti Halimah
21. Siti Maidah
22. Siti Merlina
23. Siti Siska Pujiawati
24. Siti Suraya
25. Umyati
26. Widyawati Sagita
27. Witria


baroedakxiiap@gmail.com